Polsek Poasia Pastikan Usut Tuntas Kasus Pembusuran di BTN Wirabuana

Kapolsek Poasia, AKP Ismunandar

SULTRAWINN.COM, KENDARI – Aparat Kepolisian Sektor Poasia masih mendalami kasus dugaan pengeroyokan dan pembusuran terhadap seorang warga berinisial RN di kompleks BTN Wirabuana, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2026 itu mengakibatkan korban mengalami luka busur di bagian perut sebelah kanan hingga harus menjalani operasi di RSUD Kota Kendari.

Kapolsek Poasia, AKP Ismunandar, mengatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dalam kasus tersebut. Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk korban.

“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan masih dilakukan pemeriksaan saksi-saksi,” kata Ismunandar, Selasa (12/5).

Ia menjelaskan, kejadian tersebut diduga dipicu teguran korban terhadap sekelompok pengendara motor yang melintas dengan kecepatan tinggi di dalam kompleks BTN Wirabuana. Selain itu, suara knalpot motor yang digunakan para pelaku disebut mengganggu warga sekitar.

Menurut Ismunandar, polisi sebelumnya sempat mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kejadian itu. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, pria tersebut masih berstatus sebagai saksi.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa tiga orang saksi untuk mengungkap identitas pelaku utama. Polisi juga masih mendalami jumlah orang yang terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembusuran tersebut.

“Kondisi korban yang terkena busur sampai saat ini berangsur mulai membaik dan kasus tersebut sudah menjadi atensi Polsek Poasia untuk diusut secara tuntas,” ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Poasia, Ipda Dahlan, menegaskan pihaknya akan terus memeriksa saksi-saksi guna mengungkap pelaku pengeroyokan dan pembusuran tersebut.

“Kasus ini masih terus kami dalami,” singkatnya.