Kontestasi Ketua KONI Kolaka Menguat, Hariani Syamsuddin Resmi Ambil Formulir

SULTRAWINN.COM, KOLAKA – Kontestasi pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kolaka kian menghangat menjelang Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) yang dijadwalkan berlangsung pekan ini.

Salah satu dinamika terbaru adalah munculnya nama Hariani Syamsuddin dari kalangan legislatif yang dinilai membawa alternatif kepemimpinan di tubuh organisasi olahraga tersebut.

Hariani resmi mengambil formulir pendaftaran calon Ketua KONI Kolaka periode 2026–2029 melalui Liaison Officer (LO) Fandi Ansyal di Sekretariat KONI Kolaka, Senin (4/5/2026). Langkah ini dipandang sebagai sinyal keseriusan untuk ikut dalam kontestasi.

“Ini bukan hanya soal pencalonan, tetapi bagian dari komitmen menghadirkan pembaruan dalam tubuh KONI Kolaka,” ujar Fandi saat dikonfirmasi.

Ia menyebutkan, Hariani telah mengantongi dukungan dari delapan cabang olahraga (cabor) sebagai syarat pencalonan. Dukungan tersebut dinilai mencerminkan kepercayaan awal dari pelaku olahraga terhadap visi yang diusung.

Selain aktif sebagai anggota DPRD Kolaka, Hariani juga dikenal memiliki latar belakang di dunia olahraga sebagai atlet dan pelatih taekwondo tingkat nasional. Pengalaman ini dinilai menjadi modal dalam memahami kebutuhan pembinaan atlet.

“Ibu Hariani bukan figur baru. Ia lahir dari dunia olahraga dan sudah lama berkecimpung sebagai atlet maupun pelatih,” kata Fandi.

Di sisi lain, bursa calon Ketua KONI Kolaka juga diisi nama lain, seperti H. Husmaluddin dan Akring Johar, yang telah lebih dahulu mendaftar. Kehadiran beberapa kandidat ini membuat persaingan diperkirakan berlangsung terbuka.

Ketua Tim Penjaringan KONI Kolaka, Lukman, menyampaikan bahwa tahapan pengambilan dan pengembalian formulir berlangsung pada 2 hingga 6 Mei 2026. Panitia selanjutnya akan melakukan verifikasi berkas sebelum menetapkan calon resmi.

Pemilihan Ketua KONI Kolaka dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2026 dalam forum Musorkablub. Hasil pemilihan ini akan menentukan arah kebijakan pembinaan olahraga di Kabupaten Kolaka ke depan.