Musprovlub Muaythai Sultra Dorong Penguatan Organisasi dan Pembinaan Atlet

SULTRAWINN.COM, KENDARI – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Pengurus Muaythai Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra),menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus penguatan pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga Muaythai di daerah.

Kegiatan yang digelar pada Minggu (21/6/2026) itu berlangsung di Aula Ruang Samaturu Kantor Wali Kota Kendari dengan mengusung tema “Melalui Musyawarah Daerah, Kita Pererat Tali Silaturahmi, Menata Organisasi, dan Meningkatkan Prestasi Menuju Sulawesi Tenggara Maju.” Tema tersebut menjadi semangat dalam memperkuat koordinasi organisasi serta membangun sinergi antarpengurus di berbagai tingkatan.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muaythai Sulawesi Tenggara, Herry Ashaj, mengungkapkan kedekatannya dengan perkembangan Muaythai di Sulawesi Tenggara, khususnya saat memimpin Pengurus Muaythai Kota Kendari pada 2015.

Ia menyampaikan bahwa saat menjabat Ketua Muaythai Kota Kendari, dirinya pernah membawa kontingen pada ajang olahraga tingkat daerah dan berhasil meraih prestasi melalui perolehan medali emas. Namun, seiring berjalannya waktu, ia memutuskan mundur dari jabatan tersebut karena harus menjalankan tugas lain sebagai bendahara KONI sehingga tidak diperbolehkan merangkap jabatan.

“Muaythai juga menjadi bagian dari perjalanan saya. Saya pernah merasakan langsung proses latihan dan pembinaan atlet,” ujarnya.

Herry menjelaskan bahwa saat ini dirinya mendapat amanah dari Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia untuk menjalankan roda organisasi sebagai Plt Ketua Muaythai Sultra.

Pada Musprovlub tersebut, ia menekankan pentingnya membangun komunikasi dan kerja sama antara pengurus provinsi dengan pengurus kabupaten/kota. Menurutnya, kemajuan organisasi dan prestasi olahraga hanya dapat dicapai melalui sinergi yang kuat.

“Organisasi ini tidak akan berjalan sendiri. Dibutuhkan komunikasi yang baik antara pengurus provinsi dan kabupaten/kota agar pembinaan dan prestasi olahraga dapat berjalan maksimal,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh pengurus agar tetap menjalankan organisasi sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta arahan dari Pengurus Besar Muaythai Indonesia.

Lebih lanjut, Herry mengajak seluruh insan Muaythai di Sulawesi Tenggara untuk menyatukan semangat dalam membangun prestasi olahraga tersebut agar mampu bersaing tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga tingkat nasional hingga internasional.

Musprovlub tersebut turut dihadiri Waketum 1 dari PBMI pusat serta jajaran pengurus dan perwakilan pengurus kabupaten/kota sebagai bagian dari upaya memperkuat organisasi serta mendorong peningkatan prestasi Muaythai di Sulawesi Tenggara.