PT WIN Salurkan 13 Ekor Sapi Kurban untuk Warga Dua Kecamatan di Konawe Selatan

SULTRAWINN.COM, KONAWE SELATAN – PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) menyalurkan 13 ekor sapi kurban kepada masyarakat di dua kecamatan di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Penyaluran hewan kurban dilakukan di Kecamatan Laeya dan Kecamatan Palangga Selatan. Di Kecamatan Laeya, sapi kurban disalurkan kepada masyarakat Desa Torobulu, Desa Labokeo, dan Desa Wanuakongga. Sementara di Kecamatan Palangga Selatan, bantuan diberikan kepada warga Desa Mondoe, Desa Parasi, dan Desa Wawonua.

Site Manager PT WIN, Nuriman Djalani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Menurutnya, Idul Adha menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara perusahaan dan masyarakat melalui semangat berbagi serta kepedulian sosial.

“Qurban ini merupakan bentuk rasa syukur perusahaan sekaligus wujud kepedulian kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional PT WIN. Kami berharap keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Nuriman.

Ia menambahkan, perusahaan berkomitmen menjaga hubungan baik dengan masyarakat melalui program sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat.

“Semoga hewan qurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat penerima,” tambahnya.

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga disampaikan warga setempat. Salah seorang warga, Randi, mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan kurban yang dilakukan perusahaan di desa sekitar wilayah operasional.

“Atas nama masyarakat, kami mengapresiasi kegiatan qurban yang dilaksanakan PT Wijaya Inti Nusantara pada Idul Adha tahun ini. Kami menilai perusahaan tidak hanya menjalankan usaha, tetapi juga memperhatikan nilai sosial di lingkungan sekitar,” ujar Randi.

Proses penyembelihan dan distribusi daging kurban dilakukan bersama masyarakat dan panitia setempat dengan melibatkan warga di masing-masing desa penerima.