SULTRAWINN.COM, CIANJUR – Ketua Koperasi Desa Merah Putih Sukasari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Isman Muslim, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayahnya agar dapat menjadi mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Upaya tersebut dilakukan melalui pendekatan persuasif dan komunikasi dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku.

Isman mengatakan, upaya mendorong keterlibatan UMKM menjadi salah satu pembahasan dalam sarasehan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional. Kegiatan itu juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait pengembangan koperasi desa.
Menurutnya, Koperasi Desa Merah Putih Sukasari saat ini memiliki sekitar 500 anggota. Salah satu anggotanya yang bergerak di bidang produksi tempe telah menjadi pemasok bagi SPPG untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Ia mengakui proses membangun komunikasi dengan pihak SPPG pada awalnya tidak mudah. Namun, melalui pendekatan persuasif dan mengikuti mekanisme yang berlaku, koperasi akhirnya berhasil membuka akses bagi anggotanya untuk menjadi mitra pemasok.
“Awalnya akses ke SPPG cukup sulit, tetapi kami terus berkomunikasi secara persuasif dengan mengacu pada aturan yang ada. Alhamdulillah, anggota kami akhirnya mendapat kesempatan menjadi pemasok,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi contoh bagi koperasi desa lain dalam memperluas peluang UMKM untuk terlibat dalam program pemerintah.
Selain itu, Isman meminta Kementerian Koperasi segera merealisasikan operasional Koperasi Desa Merah Putih agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Menurutnya, bangunan gerai koperasi telah tersedia, namun hingga kini belum beroperasi secara optimal karena masih menunggu dukungan penyediaan barang dan layanan yang dibutuhkan masyarakat.
“Warga berharap koperasi segera berjalan sehingga mereka bisa memanfaatkan berbagai layanan, termasuk akses permodalan untuk usaha,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, anggota koperasi bernama Eki mengaku usahanya berkembang setelah menjadi pemasok dalam Program Makan Bergizi Gratis. Ia menyebut omzet usahanya meningkat sekitar 70 persen dan mampu merekrut tiga karyawan tambahan.
“Saya berharap program MBG tetap dilanjutkan karena sangat membantu usaha kami. Omzet meningkat sekitar 70 persen dan saya bisa menambah tiga orang karyawan,” ucap Eki.
Di akhir kegiatan, anggota Koperasi Desa Merah Putih Sukasari bersama masyarakat menandatangani petisi yang disiapkan panitia sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pemerintah pusat terkait penguatan peran koperasi desa.




