Pemuda Munaken Nilai Agenda KKMM Perlu Fokus pada Pemberdayaan Masyarakat

SULTRAWINN.COM, KENDARI – Sejumlah Pemuda Munaken mengimbau para Ketua RT dan RW di Kota Kendari agar tidak dilibatkan dalam kepentingan politik pada pelaksanaan Pertemuan Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM).

Imbauan tersebut disampaikan melalui pernyataan kepada media sebagai bentuk harapan agar perangkat lingkungan tetap menjaga netralitas dan menjalankan fungsi pelayanan masyarakat secara independen.

Dalam keterangannya, Pemuda Munaken menilai pelaksanaan Pertemuan Akbar KKMM diduga lebih mengarah pada kepentingan politik dibandingkan agenda sosial maupun pemberdayaan masyarakat.

Mereka berpandangan bahwa kegiatan berskala besar seharusnya tidak hanya menjadi ruang silaturahmi, tetapi juga dapat menghadirkan manfaat yang dirasakan secara langsung oleh masyarakat, terutama pada sektor ekonomi dan sosial.

“Agenda yang melibatkan masyarakat dalam skala besar diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan warga,” demikian pandangan yang disampaikan Pemuda Munaken.

Selain itu, mereka juga menyoroti agenda “Seribu Dulang” yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Menurut Pemuda Munaken, kegiatan tersebut dinilai lebih menonjolkan aspek simbolik dibandingkan memberikan dampak ekonomi yang luas kepada masyarakat.

Mereka menilai pelibatan pelaku usaha kecil, khususnya para penjual makanan tradisional atau ina-ina, perlu menjadi perhatian agar kegiatan serupa dapat memberikan manfaat ekonomi secara lebih merata.

Pemuda Munaken juga menyampaikan pandangannya terkait keberadaan KKMM. Mereka menilai organisasi tersebut selama ini belum menunjukkan kontribusi yang dirasakan secara luas, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi, sosial, maupun pengembangan kepemudaan.

Atas dasar itu, mereka berharap seluruh RT dan RW di Kota Kendari tetap menjaga independensi dan tidak terlibat dalam kegiatan yang dinilai berpotensi dimanfaatkan untuk kepentingan politik praktis.